latest articles

Senin, 20 Januari 2014

wisata pantai

pantai surabaya, adalah salah satu pantai wisata yang berada di kecamatan likupang timur , kabupaten minahasa utara , di propinsi sulawesi utara ,
pantai ini ,pemandangannya sangant bgus ,dan enak untuk di jadikan tempat santai ,
pantai ini ramai di saat libur , di pantai ini juga tersedia tempat rekreasi dan tempat makanan berupa pisang ... :D
kalu suka mu p siar di pante ini ,, datang jo di wineru ,:) deng qt jamin pemandangan pantai ini , bole mu hibur trg smua pe hati ,,,

by: aldo sangkilang
Read more

Foto Wisata Manado

Tabea.... Selamat Datang Di Kota Manado
Tabea.... Selamat Datang Di Kota Manado
WISATA BAHARI
Taman Laut Bunaken
Taman Laut Bunaken
WISATA BUDAYA
Atraksi Budaya Bantik (Kabasaran)
Atraksi Budaya Bantik (Kabasaran)
Waruga (Kubur Kuno)
Waruga
WISATA SENI
Tarian Maengket
Tari Maengket
Tari Kreasi Baru
Tari Kreasi Baru
Musik Bambu
Musik Bambu
Musik Kolintang
Musik Kolintang
Musik Bia
Musik Bia
WISATA SEJARAH & PURBAKALA
Monumen Perang Dunia II
Monumen Perang Dunia II
WISATA PANTAI
Pantai Malalayang Dua
Pantai Malalayang Dua
WISATA PULAU & WISATA GUNUNG
Pulau / Gunung Manado Tua
Pulau / Gunung Manado Tua
WISATA OLAH RAGA
Wenang Golf Club
Wenang Golf Club

WISATA RELIGI & WISATA ZIARAH
Monumen Yesus Memberkati
Monumen Yesus Memberkati
WISATA KULINER
Rumah Makan Kompleks Bahu Mall
Rumah Makan Kompleks Bahu Mall
WISATA BELANJA
Pusat Perbelanjaan Boulevard
Pusat Perbelanjaan Boulevard
Read more

Sejarah Singkat Kota Manado

http://aldosangkilang.blogspot.com/2014/01/sejarah-singkat-kota-manado.html

aldosangkilang.blogspot.com

Sejarah Singkat Kota Manado

Manado adalah kota terbesar di ujung jazirah Sulawesi Utara dimana sebelum kedatangan bangsa-bangsa barat, lokasi yang sekarang disebut Kota Manado sudah ada walaupun belum bernama Manado.
P e t aPeta Dari Manado Ke Penjuru Dunia
Nama Manado berasal dari bahasa Tombulu tua, yakni Manoir yang sepadan dengan Maharor, Maerur atau Maherur dalam bahasa yang sama yang berarti berkumpul untuk berunding. Konon lokasi ini dahulu adalah Pahawinaroran ni Tasikela, yang artinya tempat berkumpul orang-orang Spanyol. Maksudnya suatu tempat dimana orang Minahasa dan orang Spanyol bertemu dan berkumpul untuk melangsungkan suatu perundingan.
Ada pula yang mengatakan bahwa Manado berasal dari kata Manarou atau Wana Rou yang berarti tempat yang jauh. Manado juga berasal dari rangkaian kata Manadou, Mana ndou, dan Mana dou dimana artinya juga tempat yang jauh.
Monumen Dotu Lolong Lasut
Monumen Dotu Lolong Lasut
Selanjutnya nama Manado dahulu kala dihubungkan dengan nama lokasi Wenang atau lengkapnya Wanua Wenang yang menurut legenda didirikan oleh seorang tokoh dari Walak Ares bernama Dotu Lolonglasut.
Kata Wenang diambil dari nama sejenis kayu, yakni Macaranga Hispida yang pada masa itu menurut kisah banyak tumbuh. Kayu sejenis ini kulitnya sangat berguna sebagai bahan penyamak jala nelayan agar tidak lekas lapuk oleh air laut.
Selain itu nama lokasi ini pernah disebut sebagai Mandolang atau lengkapnya Mandolang Amian (Mandolang Utara) untuk membedakannya dengan Mandolang Talikuran (Mandolang Barat), yakni lokasi yang sekarang ini terletak di arah barat daya Kota Manado. Kata Mandolang diambil dari bahasa Tombulu tua, yakni Maodalan yang artinya kunjung-mengunjungi. Berhubung tempat tersebut sering di kunjungi oleh para pelaut bukan Minahasa yang datang untuk mengadakan hubungan dagang berupa tukar-menukar barang dengan orang Minahasa waktu itu.
Tempat tersebut dimasa lalu juga disebut sebagai Tumpuhan Wenang atau Labuan Wenang. Sebutan pertama berkaitan erat dengan lokasi tempat berdagang orang-orang Minahasa dari pedalaman dengan orang-orang luar. Sedangkan Labuan Wenang dimaksudkan sebagai lokasi pesisiran dimana orang-orang luar Minahasa datang dan berlabuh untuk berdagang dengan orang Minahasa.
Manado Tempo Doeloe
Manado Tempo Doeloe
Mengingat eratnya penamaan lokasi diatas dengan urusan perdagangan, maka dapatlah dikatakan bahwa nama Manado mulai dikenal dunia luar sejalan dengan ramainya kegiatan perdagangan dimasa itu. Bersamaan dengan itu pula masuklah pengaruh bahasa Melayu yang dibawah oleh pedagang nusantara. Bahasa itu sering digunakan dan disebut bahasa Melayu Pasar yang sekarang ini telah berkembang menjadi bahasa Melayu Manado.
Menurut riwayat perkembangan sejarah Indonesia, Kota Manado telah  dikenal  dan  didatangi oleh orang-orang dari luar negeri sejak abad ke – 16. Akan tetapi momentum yang lebih banyak memiliki kesan-kesan historis dalam dokumen negara, yakni pada abad ke – 17 khususnya di tahun 1623.
Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Manado merupakan pusat pemerintahan dari wilayah Keresidenan Manado yang pada waktu itu meliputi pulau Miangas (pulau paling utara dari Sulawesi Utara) sampai ke Kolonedale di Sulawesi Tengah.
Kota Manado Saat Ini
Kota Manado Saat Ini

Oleh karena pengaruh situasi politik dan struktur pemerintahan, maka status Kota Manado dari masa ke masa mengalami perubahan-perubahan, mulai dari status Gemeente Manado hingga berstatus daerah Kota Manado.

Keadaan Umum Kota Manado

Letak Geografi Dan Luas Wilayah
Peta DuniaKota Manado terletak di ujung utara Pulau Sulawesi dan merupakan kota terbesar di belahan Sulawesi Utara sekaligus sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Utara.  Secara  geografis  terletak  diantara 10 25′ 88″ – 10 39′ 50″ LU dan 1240 47′ 00″ – 1240 56′ 00″ BT.   Berbatasan dengan Negara Philipina dan menghadap ke Asia Timur serta Pasifik.  Luas wilayah Kota Manado adalah 15.726 hektar atau 157.26 km2 ditambah lahan reklamasi pantai teluk Manado seluas 67 hektar.  Secara adminstratif Kota Manado terbagi atas 9 (sembilan) Wilayah Kecamatan dengan 87 (delapan puluh tujuh) Kelurahan.
Pemerintahan
03 Walikota Mdo & WakilDalam menjalankan roda pemerintahan, Kota Manado dipimpin oleh seorang Walikota dan seorang Wakil Walikota dibantu seorang Sekretaris Daerah Kota. Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat dan Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah.

Penduduk
Penduduk Kota Manado saat ini berjumlah 422.355 jiwa dengan rata-rata kepadatan penduduk sekitar 2.122 jiwa per kilometer persegi.  Selain didiami oleh penduduk asli Minahasa, didiami pula oleh orang-orang yang berasal dari Sangihe Talaud (Satal), Bolaang Mongondouw (Bolmong), dan Gorontalo, serta keturunan Cina yang dikenal dengan sebutan Cina Manado, Portugis dan Spanyol yang disebut orang-orang Borgo, Belanda yang disebut Endo, Jepang, Arab, dan India. Ada pula orang-orang pendatang yang berasal dari Jawa, Bugis, Makasar, Toraja, Ternate, dan lain-lain.
Penduduk 3
S o s i a l
Interaksi sosial yang terjadi antara anggota rumah tangga, tampaknya berjalan dengan relatif stabil. Mereka telah mengetahui status dan peranan masing-masing sehingga kemungkinan terjadi konflik selatif sedikit. Jika terjadi konflik maka ada upaya untuk menciptakan suasana yang akomodatif. Interaksi sosial antara warga masyarakat, sekalipun mereka berasal dari berbagai daereah atau suku bangsa dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda, tetapi interaksi sosialnya relatif berjalan dengan baik. Indikasinya adalah keikutsertaan anggota masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti kerja bhakti, sistem keamanan lingkungan, persatuan suka dan duka, arisan-arisan dan sebagainya tanpa memandang latar belakang suku bangsa, agama, pendidikan, dan jabatan.
NYONG & NONA MDO
B u d a y a
Masyarakat Kota Manado terdiri dari bermacam-macam suku, etnik, ras, bahasa, dan agama, atau disebut masyarakat multietnik dan multikultural. Artinya setiap kelompok etnik, selalu terdapat mosaik budaya yang masih hidup dan berkembang di lingkungannya.  Masyarakat Kota Manado yang agamis dan memiliki aturan serta berbagai ciri warisan budaya khas dan nilai-nilai tradisional masih tetap dipertahankan. Perkampungan tradisional di Kota Manado yang tersebar di tujuh kabupaten mempunyai budaya tradisional yang khas dan masih terpelihara di kelompok-kelompok etnik tertentu.
E k o n o m i
Tingkat kemakmuran warga masyarakat Kota Manado digolongkan pada tingkat yang cukup menggembirakan.  Hal ini dapat dilihat dari berbagai faktor seperti pemilikan sarana transportasi, sarana komunikasi, keadaan rumah tempat tinggal, dan tingkat pendapatan.
A g a m a
Masyarakat Kota Manado memeluk agama Kristen Protesatan, Katolik, Islam, Hindu, dan Budha. Mayoritas masyarakatnya memeluk agama Kristen Protestan dan Katolik.  Sebagai masyarakat beragama, kehidupan antar umat beragama terjalin dengan sangat harmonis serta hidup rukun dan damai berdasarkan semangat “Torang Samua Basudara” (Kita Semua Bersaudara).
Read more

Kebudayaan lama dan asli Kota Manado

Kebudayaan lama dan asli yang dibanggakan oleh masyarakat Kota Manado, yaitu :

 
Mapalus
Mapalus adalah bentuk gotong royong tradisional warisan nenek moyang orang Minahasa di Kota Manado yang merupakan suatu sistem prosedur, metode atau tehnik kerja sama untuk kepentingan bersama oleh masing-masing anggota secara bergiliran. Mapalus muncul atas dasar kesadaran akan adanya kebersamaan, keterbatasan akan kemampuannya baik cara berpikir, berkarya, dan lain sebagainya.

Rumah Panggung
Rumah panggung atau wale merupakan tempat kediaman para anggota rumah tangga orang Minahasa di Kota Manado, dimana didalamnya digunakan sebagai tempat melakukan berbagai aktivitas. Rumah panggung jaman dahulu dimaksudkan untuk menghindari serangan musuh secara mendadak atau serangan binatang buas. Sekalipun keadaan sekarang tidak sama lagi dengan keadaan dahulu, tapi masih banyak penduduk yang membangun rumah panggung berdasarkan konstruksi rumah modern.

Pengucapan Syukur
Pada masa lalu pengucapan syukur diadakan untuk menyampaikan doa atau mantra yang memuji kebesaran dan kekuasaan para dewa atas berkat yang diberikan sambil menari dan menyanyikan lagu pujian dengan syair yang mengagungkan. Saat ini pengucapan syukur di Kota Manado dilaksanakan dalam bentuk ibadah di gereja. Pada hari H tersebut setiap rumah tangga menyiapkan makanan dan kue untuk dimakan oleh anggota rumah tangga, juga dipersiapkan bagi para tamu yang datang berkunjung.

Tari Kabasaran
Tari kabasaran sering juga disebut tari cakalele, adalah salah satu seni tari tradisional orang Minahasa yang banyak dimainkan oleh masyarakat Kota Manado, yang biasanya ditampilkan pada acara-acara tertentu seperti menyambut tamu dan pagelaran seni budaya. Tari ini menirukan perilaku dari para leluhur dan merupakan seni tari perang melawan musuh.
Tari Maengket
Tari maengket adalah salah satu seni tarian rakyat orang Minahasa di Kota Manado yang merupakan tari tontonan rakyat. Tarian ini disertai dengan nyanyian dan diiringi gendang atau tambur yang biasanya dilakukan sesudah panen padi sebagai ucapan syukur kepada Sang Pencipta. Saat ini tari maengkat telah berkembang dalam masyarakat membentuk tumpukan-tumpukan dengan kreasi baru.

Musik Kolintang
Musik kolintang pada awalnya dibuat dari bahan yang disebut wunut dari jenis kayu yang disebut belar. Pada perkembangan selanjutnya, kolintang mulai menggunakan bahan kayu telor dan cempaka. Orkes kolintang sebagai produk seni musik tradisional bukan saja sebagai sarana hiburan, akan tetapi juga sebagai media penerapan pendidikan musik yang dimulai dari anak-anak sekolah di Kota Manado. 

Musik Tiup Bambu
Musik tradisional ini berasal dari kepulauan Sangihe Talaud yang diciptakan oleh seorang petani pada tahun 1700. Pada awalnya musik bambu hanya merupakan alat penghibur bagi masyarakat petani setelah seharian melakukan aktivitas sebagai petani yang biasanya dibunyikan setelah selesai makan malam. Dewasa ini di Kota Manado, musik bambu telah menjadi salah satu jenis musik yang sering digunakan pada acara-acara tertentu agar menjadi lebih semarak dan bergengsi.

Musik Bia
Bia adalah sejenis kerang atau keong yang hidup dilaut. Sekitar tahun 1941 seorang penduduk Desa Batu Minahasa Utara menjadikan kerang/keong sebagai satu tumpukan musik. Musik bia akhirnya telah menjadi salah satu seni musik tradisional yang turut memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kota Manado. Dengan hadirnya musik ini pada pagelaran kesenian dan acara tertentu, telah menimbulkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik mancanegara maupun nusantara.
Read more

Makanan Khas Kota Manado

Selamat malam kawan blogger, Sekarang saya akan share tentang Makanan Khas kampung halaman saya nih yaitu Sulawesi Utara lebih tepatnya di Manado bukan hanya terkenal dengan pariwisata Bunaken, tapi  kulinernya juga terkenal loh , Langsung saja Check it out
Tinutuan
Tinutuan atau Bubur Manado (tapi sebenarnya bukan bubur sih) adalah makanan khas Indonesia dari Manado,Sulawesi Utara. Ada juga yang mengatakan tinutuan adalah makanan khas Minahasa, Sulawesi Utara.  Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran, tidak mengandung daging, sehingga makanan ini bisa menjadi makanan pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado. Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan pagi beserta ber
bagai pelengkap hidangannya.
Bahan pembuatan tinutuan sederhana. Tinutuan merupakan campuran berbagai macam sayuran yaitu labu kuning yang juga disebut sambiki, beras, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi.
Bagi yang ingin mencobanya silahkan ke Restoran Manado ya, makanan ini biasanya menjadi menu sarapan pagi. hehe Silahkan mencoba ya, awas ketagihan. Delicious food~
Cakalang Fufu
Cakalang fufu adalah hidangan ikan cakalang olahan yang dibumbui, diasap dan dijepit dengan kerangka bambu. Makanan ini adalah hidangan khas Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia.

Proses pembuatan

Setelah ikan cakalang (ikan tongkol) dibersihkan dengan dibuang sisik dan jeroannya, daging ikan cakalang dibelah dua dan dijepit oleh kerangka penjepit bambu yang telah disiapkan sebelumnya. Daging ikan ini iolah dengan dibaluri garam dan bubuk soda. Kemudian ikan cakalang menjalani proses pengasapan dengan panas api dan asap. Panas harus merata hingga daging ikan cakalang matang dan kering. Proses ini menghabiskan waktu empat jam untuk pengasapan dan dua jam untuk pendinginan. Proses ini berlangsung hingga daging ikan cakalang berubah warna menjadi kemerahan dengan tekstur sedikit empuk, kering dan tidak berair.

Jika diproses secara tepat cakalang fufu dapat tahan disimpan dalam suhu ruang selama satu bulan, dengan demikian dapat didistribusikan ke seluruh Indonesia sebagai pangan hidangan laut olahan. Di Sulawesi Utara cakalang fufu adalah hdangan favorit dan kerap dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Manado. Meskipun hidangan ini terkenal di seantero Indonesia Timur, lokasi produksi utamanya adalah kota pelabuhan nelayan Bitung, Sulawesi Utara.

Cakalang fufu dapat dikonsumsi tersendiri: 
-Dengan cara dipanaskan dan digoreng sebentar dalam minyak panas dan langsung dimakan dengan nasi dan dabu-dabu (sambal Minahasa) 
-Menjadi bahan untuk memasak hidangan lainnya. 
Suwiran daging cakalang fufu dapat ditambahkan dalam berbagai hidangan seperti selada kentang, mie cakalang, atau dimasak rica-rica dengan cabai. Ya sesuai selera anda deh hehe

Sambal Ikan Roa Manado 
Sambal Ikan Roa Manado adalah sambal yang terbuat dari daging ikan roa yang di haluskan. Sambal ini biasa di sajikan bersama Tinutuan dan makanan manado lainnya
Paniki (masakan dari kelelawar)
Paniki adalah makanan yang berasal dari Sulawesi Utara yang dibuat dari daging kelelawar (paniki).Sebelum diolah menjadi masakan, biasanya kelelawar terlebih dahulu dibakar untuk menghilangkan bulu-bulu halusnya, kemudian dimasak dengan bumbu santan. Makanan ini juga sangat berkasiat loh untuk kesehatan, banyak mengandung vitamin juga loh hehe jadi silahkan mencicipinya.. Delicious Food~








RW (er-we)

RW (er-we) yaitu masakan dari daging anjing. Dimasak seperti layaknya daging sapi biasa. wah saya belum pernah nyobain ni, hehe jadi ga tau rasanya deh


Babi Putar 
Babi Putar (1 ekor babi dibakar dengan cara diputar di atas bara api) biasanya dihidangkan di pesta-pesta, Babi Isi Bulu (terbuat dari daging babi yang diramu dengan bumbu-bumbu khas manado dan dibakar di dalam bambu). Wahh babi juga biasanya di sajikan dalam bentuk sate juga loh, bangi orang manado, batak dan semua orang yang suka babi pasti sangat suka juga dengan Sate babi deh. hehe
Saguer
Terdapat juga minuman khas dari daerah Manado dan sekitarnya yaitu "saguer" yaitu sejenis arak atau tuak yang berasal dari pohon enau. Saguer ini memiliki kandungan alkohol. Jenis minuman ini diproduksi rakyat Minahasa di hutan-hutan atau perkebunan di sela-sela hutan pohon enau. Pohon enau-atau saguer dalam bahasa sehari-hari di Manado-disebut pohon saguer karena pohon ini menghasilkan saguer, atau cairan putih yang rasanya manis keasam-asaman serta mengandung alkohol sekitar lima persen. Warung-warung makan di Minahasa pada umumnya juga menjual saguer. Bahkan, sebagian orang desa sebelum makan lebih dulu meminum saguer dengan alasan agar bisa makan banyak atau Saguer biasanya di suguhkan pada acara kumpul-kumpul keluarga di Manado. baik acara resmi mau pun tidak.

orang-orang dimanado membeli Saguer atau Nira yang dipermentasikan biasanya dibeli per jerigen. maklum, yang minum orang-orang yang doyan minum Saguer, jadi wajib membeli satu atau lebih. Konon untuk satu jirigen harga yang harus dibayar Rp. 30 ribu rupiah. Kalau sisa saguer yang tidak terjual kemudian disuling secara tradisional menjadi minuman Cap Tikus. Kadar alkoholnya, sesuai penilaian dari beberapa laboratorium, naik menjadi sekitar 40 persen. Wah saya belum mencicipinya, tapi kata ayah saya minuman ini sangat enak loh..
Cap Tikus
Cap Tikus

Cap Tikus (minuman beralkohol tinggi dari proses fermentasi).
Cap tikus merupakan minuman tradisional Minahasa yang mengandung alkohol.Cap tikus yang dibuat darinira ini sering ditemukan diselundupkan keluar daerah serta menimbulkan kasus keamanan dan ketertiban masyarakat akibat konsumsi minuman keras tersebut.  Sejumlah petani di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, menawarkan kepada pemerintah untuk mengelola cap tikus menjadi pengganti bahan bakar minyak, serta mendemonstrasikan bagaimana minuman keras ini dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor. Produk Cap tikus ini juga sudah sampai ke luar negri loh, wah keren ya Sulawesi Utara ini. Tapi hati-hati jangan sampai mabuk ya.

Nasi kuning Manado
Makanan khas kota Manado lainnya yang juga cukup terkenal adalah Nasi Kuning yang cita rasa dan penyajiannya berbeda dengan nasi kuning di daerah lain. Isi Nasi Kuning terdiri dari telur dan irisan daging sapi tipis tipis, disuwir suwir. Nasi Kuning khas manado sedikit beda dengan Nasi Kuning yang ada di Jawa, terlebih dari segi rasa kaya akan bumbu. Sebenarnya masih banyak makanan khas manado yang lezat, unik dan menarik. Buktikan aja deh sendiri dengan segera berkunjung ke Kota Manado, dijamin lidah anda akan ketagihan.




Nasi Kuning Manado
Janur

Nah ini dia Nasi kuning manado yang sebenarnya. Disajikan dengan beralaskan Janur kuning. Dan juga di taburi bumbu di atas Nasi kuning tersebut.













kakap bakar
Selain itu ada juga masakan kepala ikan kakap bakar. 


Ikan Woku Belanga




Dabu Dabu

Dabu-dabu adalah sambal khas Manado yang sangat populer, dibuat dari campuran potongan cabe merah, cabe rawit, irisan bawang merah dan tomat segar yang dipotong dadu dan terakhir diberi campuran kecap.






Perkedel Ikan Nike Manado


Ayam Tinorangsak Manado

Ayam Rica-Rica Manado


Ayam rica-rica adalah salah satu makanan khas Manado, Sulawesi Utara. Kata rica berasal dari bahasa Manado yang berarti "pedas" atau "cabai". Resep untuk membuat ayam rica-rica sangat beragam, begitu pula cara memasaknya, persamaannya hanya terletak pada rasanya yang pedas. Ayam rica-rica biasa disajikan dengan nasi dan bahan pelengkap seperti bawang goreng dan mentimun.



Babi Kecap Manado

Ayam Tuturuga

Rice Rodo


Ikan  Tude Manado



Nasi Bungkus Manado
Nasi bungkus Manado, jangan salah nasi bungkus manado ini rasanya berbeda dengan nasi bungkus yang biasa kita temuai di jakarta. Nasi bungkus ini memiliki aroma yang menggugah selera makan kita. dilapisi dengan daun "NASI"











Sate Babi Manado
Sate Babi ini makanan lezat juga dari manado, sate ini biasanya di sajikan dengan sambal kecap atau juga bisa sambal Dabu-dabu.
Pokoknya Lezat, sekali makan bisa nambah terus hehe
aldosangkilang.blogspot.com
Read more

Minggu, 30 September 2012

Download Bocoran 8 profesional




Windows 8 dan fitur-fitur barunya yang semakin memanjakan penggunanya.  Berikut ini seputar kelebihan dan fitur-fiturnya.
1. Dioptimalisasi untuk layar sentuh
Windows 7 memang support layar sentuh, namun tidak optimal dari sisi desain dan kemudahan pengoperasian. Berbeda dengan Windows 8, interfacenya yang dijuluki sebagai Metro benar-benar dioptimalkan untuk sentuhan dengan wujud ala interface Windows Phone.
2. Mendukung chip ARM
Windows 8 mendukung perangkat yang memakai infrastruktur chip ARM. Hal ini diharapkan memperluas jangkauan Windows 8 di arena tablet, mengingat kebanyakan tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.
3. Toko aplikasi Windows Store
Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang dinamakan Windows Store. Windows Store menyediakan berbagai aplikasi yang dioptimalkan untuk Windows 8.
4. Mendukung NFC (Near Field Communications)
Windows 8 akan mendukung NFC, sebuah teknologi yang kegunaanya antara lain untuk transaksi keuangan digital. Tablet yang memakai Windows 8 pun kemungkinan besar akan otomatis menyertakan fitur ini.
5. Waktu boot yang singkat
Boot Windows 8 dalam demonya hanya berlangsung dalam 8 detik. Sebuah waktu yang jauh lebih singkat dibanding booting di Windows versi sebelumnya.
6. Internet Explorer 10
Internet Explorer 10 dijanjikan membawa perubahan besar ketimbang versi IE terdahulu. Browser ini diklaim sangat ramah digunakan baik dalam tablet maupun PC.
7. Sekuriti lebih baik
Windows 8 dikatakan akan memiliki fitur sekuriti lebih baik untuk menghadang serangan cyber. Di antaranya fitur Windows Defender lebih ditingkatkan kemampuannya di OS ini.
8. Windows 8 tidak membutuhkan upgrade PC
Microsoft menyatakan komputer yang bisa menjalankan Windows 7 dapat pula menjalankan Windows 8 sehingga user tak perlu upgrade PC. Menurut Microsoft, prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini

Microsoft windows 8 default key :
Profesional = XKY4K-2NRWR-8F6P2-448RF-CRYQH -retail kunci
Profesional = WMC RR3BN-3YY9P-9D7FC-7J4YF-QGJXW- kunci eceran untuk windows media center


 JIKA BERMINAT KLIK  DOWNLOAD
Read more